• Sabtu, 4 Desember 2021

Publik Hopeless Atas Upaya Pemerintah Kurangi Jumlah Orang Miskin

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:02 WIB
Potret kemiskinan di Indonesia
Potret kemiskinan di Indonesia

Bicaralah.com - Penilaian publik terhadap kinerja pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan menurun. Hal itu terjadi sejak pandemi Covid-19 di Indonesia dalam dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Demikian temuan survei opini publik yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) SMRC bertajuk "Evaluasi Publik Nasional Dua Tahun Kinerja Presiden Jokowi" yang dirilis secara daring di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

"Penilaian positif pada kinerja pemerintah mengurangi jumlah orang miskin mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir," kata Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, saat memaparkan hasil survei.

Sirojudin menambahkan, publik yang menilai kinerja pemerintah makin buruk dalam mengurangi jumlah orang miskin sebanyak 36 persen. Sedangkan, yang menyatakan tidak ada perubahan sebanyak 37 persen. Lalu, masih ada 4 persen yang menyatakan tidak tahu.

"Angka ini turun menjadi 23 persen pada survei September 2021," demikian Sirojudin Abbas.

Survei SMRC yang digelar pada 15-21 September 2021 ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1220 responden dan Margin of error (MoE) survei sebesar ± 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp 6.026 Triliun

Senin, 15 November 2021 | 12:35 WIB

Pemerintah Harus Transparan Soal Harga Modal PCR

Senin, 8 November 2021 | 11:25 WIB
X