• Sabtu, 29 Januari 2022

Kaum Buruh Bakal Gelar Aksi Mogok Awal Desember, LPI: Ini Akibat Oligarki Semakin Rakus

- Kamis, 18 November 2021 | 13:43 WIB
Logo Liga Pemuda Indonesia
Logo Liga Pemuda Indonesia

Bicaralah.com – Liga Pemuda Indonesia mendukung aksi mogok kaum buruh Indonesia pada awal Desember 2021 mendatang.

Ketua Liga Pemuda Indonesia, Agus Priyanto, menjelaskan, alasan LPI mendukung aksi mogok buruh setidaknya ada dua alasan.

“Pertama, kami mendukung dicabutnya UU Cipta Kerja dan seluruh PP turunannya termasuk PP No 36/2021 tentang Pengupahan. Kami juga mendukung untuk kenaikan upah minimum secara rata-rata nasional hingga 5% persen, berdasarkan perhitungan pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 3,5 persen ditambah tingkat inflasi tahun 2021, yang menurut perkiraan kami adalah 1,5 persen,” kata Agus dalam keterangan pers, Kamis (18/11/2021).

Agus menilai, kehidupan politik ekonomi Indonesia saat ini semakin dikuasai oleh oligarki.

Baca Juga: Sadis, Setiap Kebijakan Pemerintah Diduga Selalu Ada Kepentingan Bisnis Oligarki

“Tidak ada ruang untuk keadilan, tidak ada kesempatan rakyat memperbaiki nasibnya. Kedaulatan rakyat telah diinjak-injak, Pancasila telah dihina oleh pengambil kebijakan. Semua kebijakan yang strategis, termasuk kebijakan perburuhan telah dikangkangi oleh persekongkolan jahat oligarki pengusaha dan pejabat pemerintah,” tegas Agus.

Agus juga menyatakan bahwa kebijakan pemerintah melalui surat edaran Menteri Tenaga Kerja yang berlandaskan PP No 36/2021 yang merupakan turunan UU Cipta Kerja pasti akan mengancam nasib kaum buruh di Indonesia.

“Melalui PP yang merupakan turunan dari UU Cipta Kerja ini, pada pasal 26 diatur tentang batas atas dan batas bawah upah minimum. Setelah melalukan simulasi pada rumus Batas Bawah (BB) upah minimum di pasal 26 dengan contoh kasus Kabupaten Bogor, ternyata pengusaha dapat membayar upah 47 persen dibawah upah minimum yang normal. Sungguh amoral!,” kata Agus.

Baca Juga: Ilhamsyah: Presiden Sepatutnya Turun Tangan Terkait Upah Tahun 2022

Kenaikan Upah Minimum yang menjadi basis perhitungan rumus sama sekali tidak dapat diterima.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp 6.026 Triliun

Senin, 15 November 2021 | 12:35 WIB

Pemerintah Harus Transparan Soal Harga Modal PCR

Senin, 8 November 2021 | 11:25 WIB
X