• Sabtu, 29 Januari 2022

KPK Periksa Delapan Saksi Guna Telusuri Aliran Uang dari PT SSN ke Bupati Muba Dodi Reza Alex

- Selasa, 2 November 2021 | 11:22 WIB
Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex (DRA) saat dicokok KPK dalam operasi tangkap tangan
Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex (DRA) saat dicokok KPK dalam operasi tangkap tangan

Bicaralah.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih telusuri aliran uang suap dari PT Selaras Simpati Nusantara (SSN) kepada Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex.

Penelusuran aliran suap itu dilakukan penyidik dengan memeriksa delapan staf PT SSN di Kantor Satbrimobda Sumatera Selatan (Sumsel) pada Senin (1/11/2021).

Saksi-saksi yang telah diperiksa yaitu Saskia Arantika, Istiqomah Fahriani, Marlisa, Feni Fenisia, Dahlia Fanfani, Negi Vasterina, Agustinus, dan Idham.

Baca Juga: Dodi Reza Alex Noerdin Terjaring OTT KPK?

"Para saksi hadir dan didalami antara lain terkait dengan aktivitas keuangan PT SSN dan diduga ada perintah dari tersangka SUH untuk mengeluarkan sejumlah uang yang kemudian diberikan kepada tersangka DRA melalui tersangka HM sebagai bentuk fee atas proyek yang didapatkan oleh PT SSN dimaksud," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Selasa pagi (2/11).

Pemeriksaan para saksi ini merupakan upaya KPK mengembangkan kasus usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Muba, Sumsel, dan mengamankan delapan orang termasuk Dodi Reza Alex (DRA), pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Baca Juga: Peta Politik di Sumsel Berubah Usai KPK Cokok Dodi Reza

Dari OTT tersebut, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Yaitu Bupati Dodi Reza Alex; Herman Mayori (HM) selaku Kadis PUPR Kabupaten Muba; Eddi Umari (EU) selaku Kabid SDA yang juga PPK Dinas PUPR Kabupaten Muba; dan Suhandy (SUH) selaku Direktur PT Selaras Simpati Nusantara (SSN).

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Kejagung Harus Berani Sikat Mafia Tanah dan Pelabuhan

Minggu, 14 November 2021 | 14:03 WIB
X