• Sabtu, 29 Januari 2022

ProDEM: Pembiaran Pejabat yang Terlibat Bisnis PCR Bukti Jokowi Cuma Presiden Boneka

- Selasa, 2 November 2021 | 12:46 WIB
Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule
Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule

Bicaralah.com - Keputusan pemerintah menghapus syarat tes PCR bagi pengguna moda transportasi udara patut mendapat apresiasi. Meski demikian, pejabat yang terindikasi bermain bisnis di tengah pandemi Covid-19 tidak bisa begitu saja diabaikan.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule, mengatakan, sebuah tulisan dari Agustinus Edy Kristianto berjudul “Para Penikmat Cuan PCR” yang dimuat Tempo menjadi hal yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Kisruh Biaya Tes PCR, KPK Harus Panggil Luhut dan Erick Thohir

Pasalnya tulisan itu memuat sejumlah menteri yang diduga terafiliasi dengan perusahaan yang menyediakan jasa tes PCR.

Bagi Iwan Sumule, keterlibatan pengusaha PCR dan oligarki dalam pembuatan kebijakan pemerintah merupakan hal yang berbahaya.

Sebab apa yang diputuskan menyangkut keselamatan masyarakat dan hajat hidup rakyat. Di satu sisi, mereka juga berpikir untuk memperkaya diri dan kelompok.

“Selain membahayakan rakyat, merusak sistem negara,” tukasnya, Selasa pagi (2/11/2021).

Baca Juga: JoMan: Intruksi Mendagri Terkait PCR Beraroma Bisnis, Tito Karnavian Harus Mundur Dari Kabinet!

Baginya, dugaan ini menunjukkan ketidakmampuan Presiden Joko Widodo dalam mengelola negara. Jokowi seolah bertekuk lutut dihadapan para pembantunya sendiri yang sedang memperkaya diri dan kelompok.

“Dugaan menteri terlibat bisnis PCR juga mempertegas Jokowi sebagai "boneka”. Iya nggak sih?” pungkas Iwan Sumule.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Kejagung Harus Berani Sikat Mafia Tanah dan Pelabuhan

Minggu, 14 November 2021 | 14:03 WIB
X