• Sabtu, 29 Januari 2022

Iwan Sumule: Bila Penegak Hukum Berani Sidik Dugaan Keterlibatan Luhut dalam Berbagai Proyek, Ya Pasti Kena

- Rabu, 3 November 2021 | 12:53 WIB
Iwan Sumule
Iwan Sumule

Bicaralah.com - Tulisan jurnalis senior, Agustinus Edy Kristianto bertajuk “Para Penikmat Cuan PCR” yang dimuat Tempo menguak dugaan keterlibatan pejabat atau para pemangku kebijakan dalam berbisnis tes PCR di tengah masa pandemi Covid-19. Hal itu tentu membuat publik sangat geram terhadap perilaku pejabat.

Bagi Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule, kegeraman itu merupakan hal yang wajar. Sebab ketika pemegang kebijakan ikut dalam bisnis yang kebijakannya dia tentukan, maka rakyat akan dirugikan.

“Ini bahayanya kalau leader jadi dealer,” tukas Iwan Sumule, Rabu (3/11/2021).

Salah satu yang menjadi sorotannya adalah Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang perusahaannya diduga terlibat dalam bisnis PCR.

Menurutnya, hal ini membuka spekulasi bahwa Luhut sebagai pengambil kebijakan diduga mengambil untung atas kebijakan yang diambil.

Terlebih lagi, sambung Iwan Sumule, masyarakat Indonesia masih teringat film dokumenter berjudul “Sexy Killers” yang turut menyinggung nama Luhut dalam kaitan bisnis batubara di tanah air.

Iwan Sumule pun berandai-andai. Dia yakin jika penegak hukum berani masuk dalam ranah ini, maka kasus bisa menjadi lebih terang benderang.

“Andai saja KPK, Polri, atau Kejaksaan berani sidik dugaan korupsi dan keterlibatan LBP dalam berbagai proyek, pasti kena. Iya nggak sih?” ujarnya.

“Apakah netizen percaya Luhut Binsar Pandjaitan orangnya bersih dan tak korupsi? Saya pun tak percaya LBP bersih dan tak korupsi,” demikian Iwan Sumule.

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Kejagung Harus Berani Sikat Mafia Tanah dan Pelabuhan

Minggu, 14 November 2021 | 14:03 WIB
X