• Sabtu, 29 Januari 2022

Haris Azhar: Pemerintah Lebih Baik Urusi Papua Daripada Pidanakan Saya

- Selasa, 23 November 2021 | 09:33 WIB
Dua Aktivis HAM, Fatia Maulidiyanti dan Haris Azhar saat diskusi melalui zoom
Dua Aktivis HAM, Fatia Maulidiyanti dan Haris Azhar saat diskusi melalui zoom

Bicaralah.com - Direktur Lokataru, Haris Azhar, mengatakan, pemerintah seharusnya lebih mengutamakan mengurusi persoalan yang ada di Papua ketimbang mempidanakan dirinya yang menyoal bisnis Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Daripada pidanain saya lebih baik penguasa di Republik ini segera urus itu Papua. Bagaimana supaya damai, supaya tidak ada kekerasan, supaya tidak ada korban," kata Haris, Senin (22/11/2021).

Haris menyatakan tidak ada fakta hukum pencemaran nama baik dalam tayangan "Ada Lord Luhut Di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!", seperti yang dilaporkan Luhut ke Mapolda Metro Jaya.

"Silahkan di cari di video itu apakah atau apakah diluar itu juga saya pernah ngomongin fisiknya orang apa saya bicara soal kelakuan di sektor privatnya tidak ada. Saya bicara soal kepentingan publik dan kepentingan publik adalah haknya publik untuk didiskusikan," ujar mantan Koordinator Kontras ini.

"Situasi di Papua hari ini tambah memburuk, bahkan polisi pun jadi korban. Kalau saya dibilangnya suka belain orang Papua saya mau menegaskan sekali lagi yang jadi korban banyak tentara sama polisi, ASN nya yang bekerja buat pemerintah juga jadi korban," sambung Haris.

Dari sini, Haris menekankan sekali lagi agar pemerintah mengutamakan tugasnya, bukan justru mempidanakan dirinya dengan Koordinator KontraS Fatia Maulida.

Adapun laporan Luhut yang masuk ke Mapolda Metro Jaya teregistrasi sebagai laporan nomor STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, 22 September 2021.

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejagung Harus Berani Sikat Mafia Tanah dan Pelabuhan

Minggu, 14 November 2021 | 14:03 WIB
X