• Sabtu, 29 Januari 2022

Cholil Nafis: Sudahi Polemik Penangkapan Tiga Terduga Teroris yang Merembet ke MUI

- Rabu, 24 November 2021 | 11:36 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis

Bicaralah.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, meminta publik untuk tidak terprovokasi dengan isu pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) usai penangkapan anggota Komisi Fatwa MUI, Ahmad Zain Annajah, oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror

"Semua ada hikmahnya. Sudahi polemik penangkapan tiga terduga teroris yang merembet ke MUI," ujar Cholil dalam akun Twitternya pada Selasa (23/11/2021).

Cholil Nafis meyakini, masyarakat sudah mendengar semua keterangan resmi dari pihak-pihak terkait, termasuk MUI dan kepolisian tentang kasus dugaan terorisme oleh tiga orang terduga pelaku.

Baca Juga: Setara Institute: Penangkapan An Najah Harus Jadi Momentum Koreksi bagi MUI

"Semua sudah tahu persis posisi terduga dan posisi MUI," sambungnya.

Karena itu, Cholil Nafis meminta semua pihak untuk memandang ke depan, untuk bagaimana menjadikan Indonesia sebagai negara yang semakin maju.

"Selanjutnya ayo pastikan diri kita dan lembaga tempat kita bernaung memberi kontribusi kepada bangsa dan negara. Bismillah tawakkalna," tandas Cholil Nafis.

Sebagaimana diketahui, Densus 88 menangkap Annajah bersama dengan dua mubaligh lainnya. Yaitu Ustaz Farid Okbah dan Ustaz Anung Al-Hamat.

Ketiganya ditangkap karena memiliki hubungan dengan kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Polisi menyebut AA (44) bekerja sebagai dosen, ditangkap di kediamannya, Jalan Raya Legok, Blok Masjid, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi.

Kemudian terduga teroris berinisial AZ (50), berprofesi sebagai dosen, ditangkap pukul 04.39 WIB di wilayah Merbabu Raya, Perumahan Pondok Melati, Bekasi. Satu lagi berinisial FAO, ditangkap di Kelurahan Jati Melati, Kota Bekasi.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Kejagung Harus Berani Sikat Mafia Tanah dan Pelabuhan

Minggu, 14 November 2021 | 14:03 WIB
X