• Rabu, 27 Oktober 2021

Natalius Pigai Tantang Jokowi dan Ganjar Laporkan Polisi Terkait Kritikannya

- Senin, 4 Oktober 2021 | 13:50 WIB
PIgai
PIgai

Bicaralah.com - Pegiat Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai memastikan, kritik yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tidak mengandung unsur rasisme.

Hal itu dikatakannya merespon rencana kelompok Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) yang akan melaporkan mantan Komisioner Komnas HAM itu ke pihak kepolisian, Senin hari ini (4/10/2021). Laporan itu terkait dengan cuitan Pigai di akun Twitternya yang menyebut "Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar”.

"Saya katakan orang Jawa Tengah Jokowi, Ganjar. Mana rasis? Rasis itu suku. Jawa Tengah itu nama provinsi, wilayah administratif, bukan suku," ujar Natalius Pigai, Senin (4/10/2021).

Menurut Natalius Pigai, masyarakat yang tinggal di Jawa Tengah tidak terbatas hanya satu suku, ada Papua, Bali, Sumatera dan lain-lain. Sehingga, penyebutan Jawa Tengah seperti dalam kritikannya tidak bisa dikatakan menyinggung suku.

"Antara frasa Jawa Tengah dan Jokowi itu tidak ada tanda koma, artinya langsung kepada individu orang bernama Pak Jokowi dan Pak Ganjar. Karena tidak sebut suku, maka tidak masuk kategori rasis sehingga mereka yang melaporkan saya tidak memiliki legal standing," imbuh Natalius Pigai.

Baca Juga: Mensos Risma Dianggap ‘Rasis’ Soal Papua!

Natalius Pigai menambahkan, apabila Jokowi dan Ganjar tersinggung dengan kritikannya, maka merekalah yang harusnya melapor kepada pihak kepolisian, bukan orang lain atau bahkan relawan.

"Selanjutnya tinggal saya buktikan tuduhan kepada Jokowi sebagai presiden dan Ganjar sebagai mantan pimpinan Komisi II DPR RI yang memiliki hubungan langsung dengan Pemerintah Daerah Papua dan Otsus," tutur Natalius Pigai.

Natalius Pigai masih yakin, argumennya bahwa ada upaya perampokan kekayaan Papua benar adanya. Bahkan ia akan melaporkan balik Jokowi dan tokoh lain ke pihak kepolisian.

"Saya akan melaporkan tokoh-tokoh nasional Jokowi dkk sebagai pelaku rasis kepada rakyat Papua dengan bukti otentik kepada polisi. Tinggal kami, rakyat Papua dan rakyat Indonesia serta dunia akan menyaksikan polisi bertindak adil atau tidak," tandasnya.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB

Nigeria Berduka Atas Wafatnya Colin Powell

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:28 WIB

Suami Atlet Kenya Agnes Tirop Dibekuk Polisi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:38 WIB
X