• Rabu, 27 Oktober 2021

Profesor Singapura Dewakan Kehebatan Jokowi

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:02 WIB
Jokowi
Jokowi

Bicaralah.com - Profesor dari National University of Singapore, Kishore Mahbubani, mengagumi kehebatan Presiden Joko Widodo.

Kishore mendewakan figur Jokowi setinggi langit lantaran menganggap telah berhasil menjadi pemimpin jenius dan paling efektif di dunia.

Dalam tulisannya yang berjudul The Genius of Jokowi yang diterbitkan Project Syndicate, Kishore mengumbar kehebatan Jokowi dari sudut pandangnya, yang dia klaim juga diakui dunia.

"Keberhasilan Presiden Indonesia Joko Widodo layak mendapat pengakuan dan penghargaan yang lebih luas. Dia memberikan model pemerintahan yang baik yang dapat dipelajari oleh seluruh dunia," tulis Kishore sebagaimana dilansir Project Syndicate dan dikutip Jumat dini hari (8/10/2021).

Kishore berpendapat, Jokowi merupakan pemimpin yang lahir dari proses demokrasi yang baik. Berbeda dengan negara lain yang memakai sistem demokrasi tapi cenderung memilih pemimpin penipu.

Sebagai contoh, Kishore menyinggung soal keruntuhan pemerintahan Afghanistan baru-baru ini, yang ditumbangkan Thaliban dan disaksikan seluruh dunia.

"Tetapi ketika Indonesia, negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar, menghasilkan pemimpin yang dipilih secara demokratis paling efektif di dunia saat ini, yang dikenal sebagai Jokowi," katanya.

Menurutnya, tidak ada orang di luar Indonesia yang mengetahui cerita kesuksesan Jokowi menjadi pemimpin Indonesia yang merupakan negara paling sulit di dunia untuk diperintah.

Karena dalam pandangannya, Indonesia membentang 5.125 kilometer dari timur ke barat, dan memiliki beragam etnis, suku serta budaya. Bahkan ia mengira, luasan pemerintah Jokowi lebih besar dari benua Amerika Serikat karena terdiri dari 17.508 pulau.

Melihat segi geografis pemerintahan negara Republik Indonesia (RI), Kishore menilai Jokowi bukan hanya sekadar telah memimpin dengan baik, tapi juga telah menetapkan standar pemerintahan baru yang seharusnya membuat iri negara-negara demokrasi besar lainnya.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB

Nigeria Berduka Atas Wafatnya Colin Powell

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:28 WIB

Suami Atlet Kenya Agnes Tirop Dibekuk Polisi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:38 WIB
X