• Sabtu, 4 Desember 2021

Suami Atlet Kenya Agnes Tirop Dibekuk Polisi

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:38 WIB
Pelari asal Kenya Agnes Tirop bersama suaminya Ibrahim Rotich
Pelari asal Kenya Agnes Tirop bersama suaminya Ibrahim Rotich

Bicaralah.com - Polisi Kenya berhasil menangkap Ibrahim Rotich sehari setelah terbunuhnya atlet lari jarak jauh asal Kenya, Agnes Tirop.

Ibrahim Rotich yang juga suami Agnes Tirop itu dibekuk di kota pesisir Mombasa, beberapa jam setelah memohon pada polisi untuk menyerah.

"Tersangka telah ditangkap malam hari ini dan ditahan di kantor polisi Changamwe di Wilayah Pantai," kata komandan polisi sub kabupaten Keiyo Utara, Tom Makori, sebagaimana dilansir Reuters.

Direktorat Investigasi Kriminal mengatakan Rotich ditangkap setelah menabrakkan mobilnya ke truk. Saat itu dia mencoba melarikan diri dari Kenya.

"Tersangka saat ini sedang diperiksa oleh detektif di kantor polisi Changamwe, untuk rincian lebih lanjut tentang pembunuhan itu," tutur direktorat.

Sebelumnya, Tirop ditemukan meninggal dunia setelah ditikam di leher ketika berada di rumahnya di Iten, Elgeyo Marakwet County pada Rabu (13/10/2021).

Peraih dua kali medali perunggu Kejuaraan Dunia itu merupakan pemecah rekor dunia 10.000 meter khusus putri di Jerman pada bulan lalu. Ia melewati batas dalam waktu 30:01, sehingga selisih 28 detik dari rekor sebelumnya yang dipegang oleh Asmae Leghzaoui dari Maroko pada 2002.

Selama Olimpiade di Tokyo dua bulan lalu, dia maju ke final lomba 5.000 meter putri, dan menempati posisi keempat.

Kematian tragis yang dialami Tirop menjadi luka bagi bangsa. Presiden Kenya Uhuru Kenyatta langsung mengeluarkan pernyataan belasungkawa, serta menginstruksikan polisi untuk mempercepat pencarian dan penangkapan pelaku.

“Sangat meresahkan, sangat disayangkan dan sangat menyedihkan bahwa kami kehilangan seorang atlet muda dan menjanjikan yang, pada usia muda 25 tahun, dia telah membawa negara kita begitu banyak kejayaan melalui prestasinya di panggung atletik global termasuk di tahun ini, Olimpiade Tokyo 2020, di mana dia menjadi bagian dari tim Kenya di Jepang,” puji Kenyatta.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perketat Pengawasan Prokes Jelang Nataru

Selasa, 2 November 2021 | 12:25 WIB

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X