• Sabtu, 4 Desember 2021

Geng di Haiti Culik Belasan Misionaris Asal Amerika Serikat

- Senin, 18 Oktober 2021 | 12:34 WIB
Ilustrasi penculikan
Ilustrasi penculikan

Bicaralah.com - Sekurangnya 15 orang misionaris asal Amerika Serikat beserta keluarga mereka dilaporkan diculik dan ditahan oleh geng di Haiti.

Informasi itu pertama kali muncul dalam laporan awal New York Times, yang mengatakan bahwa kelompok misionaris dan keluarganya diculik pada Sabtu (16/10/2021), saat mereka bepergian dengan bus yang tidak jauh dari ibu kota negara Karibia, Port-au-Prince.

Pejabat Haiti, NYT, mengatakan 17 sandera, diantaranya misionaris AS dan anggota keluarga mereka, telah diculik. Setidaknya tiga anak diyakini bersama kelompok itu.

Laporan NYT diperkuat dengan keterangan sumber keamanan setempat yang mengkonfirmasi kepada kantor berita AFP pada Minggu (17/10/2021). Sumber itu mengatakan bahwa sekurangnya 15 orang Amerika Serikat telah diculik, dan mengatakan mereka ditahan oleh geng bersenjata.

Kelompok itu dilaporkan sedang menuju ke bandara setelah mengunjungi panti asuhan, ketika salah satu anggotanya memposting pesan SOS di grup WhatsApp.

"Kami sedang disandera. Mereka menculik sopir kami. Berdoa, berdoa, berdoa. Kami tidak tahu ke mana mereka membawa kami," bunyi pesan tersebut.

Dikatakan seorang direktur lapangan misi yang anggotanya telah diculik telah tinggal di sebuah pangkalan di Haiti pada saat kejadian dan sekarang bekerja dengan Kedutaan Besar AS di sana untuk mencoba menyelesaikan krisis.

Sejauh ini tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh kedutaan, sementara Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa merekatelah mengetahui laporan-laporan tersebut, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Haiti memang telah dilanda kekacauan selama bertahun-tahun.

Situasi keamanan dan ekonomi negara itu semakin memburuk setelah Presiden Jovenel Moise dibunuh di kediamannya pada bulan Juli lalu, yang kemudian disusul bencana gempa bumi pada bulan Agustus, menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menyebabkan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Pemerintah Perketat Pengawasan Prokes Jelang Nataru

Selasa, 2 November 2021 | 12:25 WIB

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X