• Sabtu, 4 Desember 2021

Mahmoud Abbas: Pendudukan Israel Atas Wilayah Palestina Harus Dihentikan!

- Senin, 18 Oktober 2021 | 14:27 WIB
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas

Bicaralah.com - Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, meminta komunitas internasional, termasuk Amerika Serikat (AS), untuk bergerak cepat dalam mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah-wilayah Palestina.

Dilansir kantor berita Palestina, WAFA, dan dilansir Xinhua News Agency, Senin (18/10/2021), Abbas mengungkapkan, situasi di wilayah Palestina menjadi tak kondusif, karena Israel kerap melakukan pelanggaran.

Abbas menyampaikan hal itu dalam rapat dengan kalangan bisnis Palestina di kantornya di Ramallah, Tepi Barat, pada Minggu (17/10/2021) waktu setempat.

Secara khusus, Abbas mendesak AS untuk mengimplementasikan komitmennya soal isu Palestina.

"Israel seharusnya menghentikan semua tindakannya terhadap rakyat kita di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza," tegas Abbas.

Abbas-pun memperingatkan, apabila Israel menolak solusi dua negara maka, Palestina akan diwajibkan untuk memilih pilihan politik lainnya.

Pada 2 Oktober lalu, Abbas menyebut salah satu pilihannya adalah menerapkan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang diloloskan tahun 1947, atau mengarah pada satu negara demokratis di tanah bersejarah Palestina di mana hak politik dan sipil secara penuh didapatkan warga Palestina.

Perundingan damai secara langsung antara Israel dan Palestina, yang disponsori oleh AS selama 9 bulan, terhenti tahun 2014 usai terjadi ketidaksepakatan mendalam soal permukiman Israel dan pengakuan berdirinya negara Palestina berdasarkan garis perbatasan tahun 1967.

Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur, yang diklaim oleh Palestina, dalam perang Timur Tengah 1967 dan menguasainya sejak saat itu.

Editor: Tri Wibowo Santoso

Sumber: Xinhua

Tags

Terkini

Pemerintah Perketat Pengawasan Prokes Jelang Nataru

Selasa, 2 November 2021 | 12:25 WIB

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X