• Sabtu, 4 Desember 2021

Jaring Pengaman Sosial Kaum Ibu Masih Lemah Sepanjang Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bicaralah.com - Permasalahan angka kematian ibu (AKI) melahirkan dan angka kematian bayi (AKB) lahir sepanjang dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin belum dapat memenuhi target SDGs di 2030.


Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPP PKS, Diah Nurwitasari, mengungkapkan, pada 2020 AKI Indonesia masih 230 per 100 ribu kelahiran, jauh dari target MDGs (tujuan pembangunan milenium) sebesar 102. Demikian dengan AKB yang mencapi 21 per 100 ribu kelahiran, masih jauh dari target SDGs sebesar 12 kematian.

"Pemerintah perlu memperkuat peran perempuan dan kaum ibu dalam proses pencanangan bangkit dari pandemi," kata Diah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/10/2021)

Selama pandemi, peran ibu dalam keluarga sangat penting sebagai benteng pertahanan dari dampak negatif pandemi.

Mulai dari melindungi kesehatan keluarga, pendamping anak saat belajar daring, termasuk peran sebagai ibu bekerja atau membantu kepala keluarga mempertahankan siklus ekonomi yang terpuruk.

Fungsi pendorong vaksinasi juga banyak dilakukan kaum ibu. Termasuk banyak kaum ibu yang kini menjadi orang tua tunggal karena suami meninggal terkena Covid-19.

"Jaring pengaman sosial untuk kaum ibu harus diberikan porsi lebih sebagai salah satu ujung tombak dalam penanganan pandemi," pungkas Diah

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Pemerintah Perketat Pengawasan Prokes Jelang Nataru

Selasa, 2 November 2021 | 12:25 WIB

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X