• Sabtu, 29 Januari 2022

Alvin Lie: Tes PCR Seolah Kok Seolah Lebih Penting Ketimbang Vaksinasi

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:53 WIB
Alvin Lie
Alvin Lie

Bicaralah.com - Kebijakan pemerintah terkait Kewajiban tes PCR bagi penumpang pesawat sebenarnya bukanlah hal yang baru. Hal itu pernah diberlakukan saat penerapan pembatasan mobilitas dan capaian vaksinasi masih sangat rendah khususnya di luar wilayah Jawa dan Bali.

"Sebetulnya kewajiban tes PCR bukan sekarang saja ya, sebelumnya untuk penerbangan di luar Jawa Bali itu wajib tes PCR dan sudah vaksinasi," ujar pengamat penerbangan Alvin Lie kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Tetapi, Alvin Lie mengaku aneh apabila aturan wajib PCR kembali diwajibkan saat pemerintah mengumumkan kasus Covid-19 di Indonesia sudah terkendali dan juga capaian vaksinasi diklaim sudah lebih dari 50 persen dari yang diharapkan.

Baca Juga: Aneh, Covid-19 Dibilang Terkendali, Kok Penumpang Pesawat Wajib PCR?

Aturan wajib PCR bagi penumpang pesawat tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam (Inmendagri) 53/2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali. Semua penumpang pesawat wajib tes PCR 2x24 jam sebelum keberangkatan.

"Nah sekarang dibalik yang intra Jawa Bali wajib tes PCR dan sudah vaksinasi, sebelumnya kan yang Jawa Bali yang sudah vaksinasi cukup tes antigen sekarang semua harus PCR," katanya.

Baca Juga: BPS Ungkap Penerbangan Domestik dan Internasional Ambruk

Alvin mengaku lebih aneh lagi ketika membaca aturan turunan dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 21/2021 yang salah satu poinnya menyebutkan pelaku perjalanan jauh udara, darat, dan laut di luar Jawa dan Bali wajib PCR atau rapid test antigen.

"Tanpa ada kewajiban vaksinasi," kata mantan anggota Ombudsman RI ini.

Baca Juga: Waspada, Antigen Palsu Muncul Lagi!

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Pemerintah Perketat Pengawasan Prokes Jelang Nataru

Selasa, 2 November 2021 | 12:25 WIB

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X