• Sabtu, 4 Desember 2021

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB
Terjadi Kecelakaan, LRT Tabrakan Saat Uji Coba Senin (25/10).
Terjadi Kecelakaan, LRT Tabrakan Saat Uji Coba Senin (25/10).

Bicaralah.com - Terjadi kecelakaan tabrakan di kawasan Cibubur, Jakarta Timur saat sedang dilakukan uji coba Rangkaian kereta (trainset) LRT Jabodebek, Senin (25/10/2021).

Kecelakaan melibatkan dua trainset yakni trainset nomor 29 dan trainset nomor 20 ketika berada di lintasan Stasiun Harjamukti-Stasiun Ciracas sekitar pukul 13.00 WIB.

Sejumlah Warga di Gang Gotong Royong, Munjul, Jakarta Timur sempat mendengar dentuman keras saat dua rangkaian kereta LRT Jabodebek bertabrakan.

Direktur Utama PT Inka Budi Noviantoro mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tabrakan itu, masinis kereta Light Rail Transit (LRT) dalam kejadian tersebut mengalami luka ringan.

"Masinisnya alhamdulillah tidak apa-apa, ya luka ringan, dan ke rumah sakit masih sadar," kata Budi Noviantoro di konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Indikasi awal penyebab tabrakan kereta LRT akibat kesalahan masinis yang tidak mengurangi kecepatan saat proses langsiran yang terlalu cepat, sehingga menabrak rangkaian lain tengah stabling di salah satu rel.

Adapun langsir merupakan proses pergerakan rangkaian kereta, khususnya gerbong dan lokomotif, untuk berpindah jalur rel. Sementara, stabling adalah posisi kereta yang berhenti di salah satu rel.

Menurutnya, trainset (rangkaian kereta) LRT Nomor 29 dari Stasiun Ciracas menabrak trainset Nomor 20 yang sedang terparkir.

Budi juga meminta maaf atas nama jajaran direksi PT INKA atas peristiwa tabrakan LRT tersebut.

"Saya atas nama Dirut dan direksi PT INKA memohon maaf kepada semua pihak. Jadi ini informasi awal, nanti akan melaporkan. Kalau ada yang lebih detail nanti saya laporkan," kata dia.

Sebagai informasi, pembangunan LRT Jabodebek pada tahap 1 terdiri dari beberapa lintasan, yakni rute Cawang-Cibubur, rute Cawang-Dukuh Atas, serta rute Cawang-Bekasi Timur. LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi 2022 dengan 18 titik stasiun pemberhentian.

Adapun pengerjaan proyek transportasi tersebut melibatkan sejumlah BUMN, yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, dan PT INKA (Persero).

Editor: Hendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perketat Pengawasan Prokes Jelang Nataru

Selasa, 2 November 2021 | 12:25 WIB

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X