• Sabtu, 29 Januari 2022

Ortega Dipastikan Kembali Menangkan Kursi Presiden Nikaragua Usai Penjarakan Lawan Politik

- Senin, 8 November 2021 | 12:06 WIB
Presiden Nikaragua, Daniel Ortega
Presiden Nikaragua, Daniel Ortega

Bicaralah.com - Daniel Ortega ditengarai akan memenangkan kembali pemilihan presiden (Pilpres) Nikaragua yang berlangsung pada Minggu (7/11/2021).

Upaya Ortega untuk mempertahankan jabatannya sebagai presiden Nikaragua adalah menjebloskan para pengkritiknya ke penjara. Dia membubarkan partai-partai oposisi, melarang acara kampanye besar dan menutup tempat pemungutan suara secara massal.

Pada bulan Juni, polisi menangkap tujuh calon penantang presiden dengan tuduhan yang pada dasarnya sama dengan makar. Mereka tetap ditahan pada hari pemilihan. Sekitar dua lusin pemimpin oposisi lainnya juga dicokok menjelang pemilihan.

Sikap Ortega tentunya mengundang kritik tajam dari sejumlah pihak. Pemilihan tersebut dianggap sebagai pemilihan yang tidak sah dan berada di bawah tekanan.

Sebagai bentuk protes, pihak oposisi meminta warga agar tidak pergi ke pemungutan suara dan tetap tinggal di rumah.

Cengkeraman Ortega atas pengaruhnya di negara yang berbatasan dengan Honduras itu, agaknya akan meraup mayoritas suara dari 4,4 juta penduduk berusia 16 tahun ke atas yang memiliki hak untuk memilih.

Tentara dan polisi Nikaragua yang setia kepada Ortega telah mengumumkan pengerahan 15.000 personil di seluruh negeri untuk memberikan 'keamanan' selama pemungutan suara, menyusul aksi protes di Kosta Rika San José, dan di beberapa kota lainnya.

Sejak Minggu pagi (7/11/2021), antrian panjang terlihat berbaris di tempat pemilihan. Beberapa warga pendukung Ortega dengan bangga memamerkan jempol mereka yang bernoda tinta setelah keluar dari bilik suara, seperti dilaporkan BBC.

Pemilihan akan menentukan siapa yang memegang kursi kepresidenan untuk lima tahun ke depan, serta 90 dari 92 kursi di kongres dan perwakilan Nikaragua di Parlemen Amerika Tengah.

José Daniel Ortega Saavedra, 75 tahun, pertama kali menjabat sebagai presiden pada 1985 hingga 1990, sebelum kembali berkuasa pada 2007.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Pemerintah Perketat Pengawasan Prokes Jelang Nataru

Selasa, 2 November 2021 | 12:25 WIB

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X