• Sabtu, 29 Januari 2022

China Bakal Luncurkan Kapal Induk yang Tak Kalah Canggih dari Amerika Serikat

- Kamis, 11 November 2021 | 12:36 WIB
Ilustrasi kapal induk
Ilustrasi kapal induk

Bicaralah.com - Laporan Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) menyebut bahwa China akan meluncurkan kapal induk terbarunya yang memiliki teknologi yang menyamai kapal induk Amerika Serikat (AS).

Kapal induk yang disebut sebagai Tipe 003 itu sedang dalam tahap penyelesaian di galangan kapal Jiangnan di Shanghai. Kemungkinan bisa diluncurkan pada sekitar Februari 2022.

“Berdasarkan informasi yang tersedia dan kemajuan yang diamati di Jiangnan, penulis memperkirakan Type 003 akan diluncurkan dalam waktu sekitar tiga hingga enam bulan ke depan,” ungkap laporan CSIS, sebagaimana dikutip dari CNN, Rabu (10/11/2021).

Pemasangan komponen eksternal dan internal utama, termasuk pembangkit listrik dan sistem peluncuran pesawat, terlihat hampir selesai, menurut laporan itu, dan akan segera dipastikan penyelesaiannya sebelum diluncurkan ke Sungai Yangtze.

Tidak seperti dua kapal induk China sebelumnya, Liaoning maupun Shandong, yang menggunakan teknologi Soviet yang ketinggalan zaman. Sedangkan Type 003 menampilkan teknologi yang lebih maju.

Matthew Funaiole, rekan senior di Proyek China CSIS, menggambarkan Type 003 itu sebagai "perampokan pertama China ke kapal induk modern", melihat dari sistem ketapelnya yang mirip dengan yang digunakan oleh Angkatan Laut AS.

"Ini adalah langkah maju yang cukup signifikan," katanya.

Ia menambahkan bahwa China ingin memberi isyarat kepada dunia bahwa ia memiliki angkatan laut kelas dunia dan mencoba meyakinkan negara-negara di sekitar kawasan atau di seluruh dunia bahwa itu setara dengan Amerika Serikat.

Sampai sejauh ini, Militer China belum secara resmi mengumumkan keberadaan kapal induknya yang ketiga itu. Namun, media-media China telah menginformasikannya sejak beberapa waktu lalu sampai kemudian muncul laporan dari CSIS ini.

Global Times pada Rabu (10/11) menulis, bahwa kapal induk adalah platform yang sangat penting bagi Angkatan Laut China untuk menjaga kedaulatan nasional di Laut China Selatan, terutama mengingat seringnya AS melakukan provokasi di kawasan tersebut, serta untuk mewujudkan reunifikasi dengan pulau Taiwan.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Pemerintah Perketat Pengawasan Prokes Jelang Nataru

Selasa, 2 November 2021 | 12:25 WIB

Tabrakan LRT Jabodetabek Diduga Akibat Human Error

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Sabar Menanti Pemerintah Minta Maaf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:52 WIB

43 Negara Kecam China Soal Uighur

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:33 WIB
X