• Sabtu, 29 Januari 2022

Liga 3 Ditengarai Ada Pengaturan Skor, Apa Kata Menpora?

- Jumat, 19 November 2021 | 10:34 WIB
Menpora, Zainudin Amali
Menpora, Zainudin Amali

Bicaralah.com - Mafia pengaturan skor masih menggentayangi kompetisi sepak bola Indonesia. Setidaknya hal itu terlihat dari terungkapnya dugaan tindakan suap kepada pemain dan ofisial klub peserta Liga 3 2021-2022 zona Jawa Timur.

Menanggapi hal itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta PSSI selaku otoritas tertingi sepak bola Indonesia memberi hukuman berat kepada para pemain dan ofisial klub Liga 3 yang terbukti menerima suap.

PSSI pun diminta untuk mengusut tuntas dugaan suap tersebut. Menurut Menpora, kasus ini menjadi sinyal agar PSSI mulai lebih memperhatikan Liga 3 yang diikuti tim-tim amatir karena kompetisi tersebut juga, merupakan ajang pembinaan klub sepak bola Indonesia.

“Ini tidak mudah untuk membuktikan (dugaan suap). Butuh penguatan di klub, Askab, Askot, dan Asprov agar lebih ditekankan bahwa bukan juara yang jadi tujuan kita, khususnya di Liga 3 yang merupakan pembinaan supaya mereka bisa menjadi klub yang naik level,” kata Zainudin dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

“Apabila terbukti (pengaturan skor) itu hukumannya jangan ringan, karena bisa membuat orang berulang kali untuk melakukan itu,” tegasnya.

Zainudin mengungkapkan, hukuman yang diberikan minimal diskors dari seluruh kegiatan sepak dengan durasi waktu tertentu, sampai yang terberat disanksi seumur hidup.

Dugaan pengaturan skor di pertandingan Liga 3 wilayah Jawa Timur adalah antara Gestra Paranane FA bertemu NZR Sumbersari FC dan Gestra melawan Persema.

Dalam dua pertandingan tersebut, Gestra kalah 0-1 dari NZR Sumbersari FC, dan keok 1-5 saat melawan Persema.

Kasus tersebut kini sedang diadili oleh Komite Disiplin Asprov PSSI Jawa Timur dan kini memasuki sidang kedua.

"Ada uang atau tidak, yang jelas kalah sesuai dengan permintaan. Ini dihubungi. Makanya ada laporan dari pihak manajemen. Makanya dia laporkan ke Komdis Asprov. Kalau ternyata benar, sanksinya seumur hidup," kata Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

Liverpool Alami Kekalahan Pertama Musim Ini

Senin, 8 November 2021 | 10:43 WIB

Ikan Cakalang Kevin Sanjaya Dicurigai Anjing Pelacak

Jumat, 24 September 2021 | 10:18 WIB

Hasil Liga Prancis: PSG vs Lyon, Trio MMN Menang 2-1

Senin, 20 September 2021 | 08:05 WIB
X