• Rabu, 27 Oktober 2021

Sahabat LBP Harus Paksa Luhut Tinggalkan Kabinet Jokowi

- Senin, 11 Oktober 2021 | 11:07 WIB

Bicaralah.com - Kelompok relawan mengatasnamakan Sahabat LBP, pendukung Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjadi calon presiden pada 2024 harus bisa menarik jagoannya keluar dari kabinet Joko Widodo-Maruf Amin agar tidak mengganggu psikologi dan komunikasi politik antara Luhut dan Jokowi.

Menurut peneliti senior Institut Riset Indonesia (INSIS) Dian Permata, deklarasi yang dilakukan oleh Sahabat LBP yang mendukung Luhut menjadi capres pada 2024 dianggap terlalu dini. Sebab, tanggal pelaksanaan Pemilu saja masih belum ditentukan.

Baca Juga: Hore, Relawan Luhut Mulai Muncul Jelang Pilpres 2024

Selain itu, sambung anggota tim pakar pemerintah UU Pemilu 7/2017 itu, deklarasi yang digelar pada Sabtu kemarin (9/10/2021) dikhawatirkan akan mengganggu psikologi dan komunikasi politik antara Jokowi dan Luhut.

"Suka atau tidak, peristiwa ini menarik kembali memori sekuel cerita pencapresan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) di saat pemerintahan Megawati. Di mana saat itu SBY menjadi menteri di kabinet Megawati. Demikian pula LBP yang menjadi menteri di kabinet Jokowi," tutur Dian.

Sehingga, imbuh Dian, apabila benar-benar mendukung Luhut dan tidak ingin merusak hubungan antara Jokowi dengan Luhut, Sahabat LBP harus bisa memaksa Luhut keluar dari lingkaran kabinet.

"Sehingga, posisinya lebih jelas dan tegas. Seperti yang dilakukan SBY. Jadi demarkasinya jelas. Selain itu menutup peluang munculnya diksi miring soal pencapresan LBP. Juga perlu dipertimbangkan soal posisi Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto. Apa iya relawan mau membenturkan LBP dan Airlangga?" pungkas Dian.

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

PRIMA Siap Gelar Pelantikan Pengurus se-DKI Jakarta

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:02 WIB

DPC PDIP Garut Pastikan Steril Dari Barisan Celeng

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:39 WIB
X