• Sabtu, 4 Desember 2021

JoMan: Intruksi Mendagri Terkait PCR Beraroma Bisnis, Tito Karnavian Harus Mundur Dari Kabinet!

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:35 WIB
Noel Joman 1
Noel Joman 1

Bicaralah.com - Kontroversi keharusan penggunaan PCR sebagai syarat terbang membuat Menteri Dalam Negeri, Tito Carnavian mendapat sorotan. Sebab, dikeluarkannya syarat perjalanan udara wajib PCR melalui Intruksi Mendagri No. 53 tahun 2021 sangat memberatkan masyarakat.

Ketua Jokowi Mania (JoMan), Imanuel Ebenezer menyatakan penerbitan Intruksi Mendagri itu sangat bermotif dan beraroma bisnis. JoMan mempertanyakan keputusan Mendagri Tito Carnavian mengeluarkan Intruksi Mendagri tersebut.

"Dugaan saya ada aroma bisnis dari keputusan syarat PCR ini. Kabarnya stok bahan PCR berlimpah, sementara masyarakat sudah berkurang ikut tes ini. Saya dengar banyak yang mau kadaluwarsa stok PCRnya," ungkap pria yang karib disapa Noel, Sabtu (23/10/2021).

JoMan, mendesak agar mafia kesehatan berhenti mengambil keuntungan dari penetapan syarat PCR dan antigen beserta turunannya.

Noel juga meminta agar Mendagri Tito Karnavian menyerap aspirasi masyarakat. Bahwa aturan keharusan menggunakan PCR itu merugikan banyak kelompok.
Noel menyebut sejumlah pihak yang dirugikan, yakni, penumpang, pihak travel, maskapai, hotel dan para pelaku UMKM.

"Saya tak mengerti jalan pikiran Pak Tito. Harusnya jangan membuat kegaduhan baru yg hanya merusak citra presiden jokowi yg berpihak kepada rakyat yg sedang susah. INTRUKSI MENDAGRI itu harus direvisi, pembatasan kegiatan itu wajib tapi tidak memberatkan. Cukup antigen dan vaksin harusnya sudah bagus," tandas Noel yang juga aktivis pergerakan '98 ini.

Noel juga mengkritisi satgas penanganan covid yang tidak berbasis data dalam mengeksekusi keputusan. Seharusnya ketika menyetujui pelonggaran jumlah pesawat sampai 100 persen, maka regulasi pembatasan lain dilonggarkan.

"Ini kan tidak. Mobilitas udara dinaikkan. Tapi syarat malah diperketat. Harusnya sama saja dengan yang lalu. Tinggal pengawasan aja yang ketat," pungkas Noel.

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

X