• Sabtu, 29 Januari 2022

Demokrasi Harus Buka Ruang Bagi Calon Presiden Independen pada Pilpres 2024

- Kamis, 11 November 2021 | 12:18 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bicaralah.com - Calon presiden independen dinilai masih menjadi ancaman bagi partai-partai politik yang berada di Parlemen.

"Kenapa partai takut membuka ruang calon presiden independen, karena akan menjadi ancaman terhadap kekuasaan mereka hari ini," kata Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi dalam Seminar Kongres Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) VI Tahun 2021 di Jakarta, Senin (8/11/2021).

Baca Juga: Rizal Ramli Siap Bereskan Garuda Indonesia, Asalkan Presidential Treshold Dihapuskan

Menurut Fachrul Razi, demokrasi harus membuka ruang kepada calon presiden independen pada Pemilu 2024 mendatang.

"Atau jika amandemen konstitusi tidak dapat dilakukan, UU Pemilu harus menghapus Presidential Threshold," tegas Fachrul Razi.

Dalam seminar tersebut Fachrul Razi menegaskan bahwa DPD RI akan terus berjuang untuk melakukan amandemen konstitusi dan menurunkan syarat calon presiden menjadi nol persen.

"Demokrasi substansial harus dibangun di dalam politik Indonesia, dan juga harus berani melawan oligarki dan politik kekuasaan," jelasnya.

Baca Juga: Rizal Ramli: Demokrasi Kriminal Dalam Wujud Presidential Treshold Hanya Hasilkan Pemimpin KW 2, KW 3, dan KW 4!

Amandemen Konstitusi menurut versi DPD RI, sebagaimana bagian dari revitalisasi Pokok-pokok Haluan Negara, di mana penataan kewenangan MPR, penataan kewenangan DPD dan Penataan Sistem Presidensil adalah bagian dari Berdemokrasi.

Peluang munculnya calon presiden dan calon wakil presiden dari jalur independen independen di Pemilihan Presiden 2024, hanya dimungkinkan lewat satu langkah.

Halaman:

Editor: Tri Wibowo Santoso

Tags

Terkini

X